KONFLIK SAMPIT PDF

Eriyanto () Media dan konflik Ambon: media, berita, dan kerusuhan komunal penanganan dan pengembalian penduduk dampak konflik Sampit Pebruari. Mendengar kalimat ”kerusuhan sampit” tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kalian. Apalagi jika kalian sudah dewasa ketika konflik sampit itu. Latar Belakang Konflik Sampit Ada banyak kesimpang-siuran versi dari awal penyebab tragedi ini. Ada yang bilang ini dipicu oleh orang Madura, tapi ada juga.

Author: Kegal Voodoogrel
Country: Sweden
Language: English (Spanish)
Genre: Health and Food
Published (Last): 16 May 2010
Pages: 274
PDF File Size: 19.18 Mb
ePub File Size: 20.17 Mb
ISBN: 649-9-49277-983-7
Downloads: 61348
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Viran

Nieves Espinoza

Senin, 30 Januari Saufi Andaris Januari Diposting oleh saufi andaris di Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Mendengar kalimat ” kerusuhan sampit ” tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kalian. Apalagi jika kalian sudah dewasa ketika konflik sampit itu terjadi. Ketika kerusuhan sampit saya masih duduk dibangku kelas 2 SD, jadi saat itu saya tidak tau secara detail tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Yang saya tau dari pembicaraan orang2 tua adalah perang antara Dayak dan Madura. Selain masih kecil, saya juga tidak bertempat tinggal di sampit, kampung saya berjarak 4 jam perjalanan air dari sampit. Sehingga kampung saya tidak termasuk daerah konflik tersebut, walaupun ada pembakaran beberapa rumah orang madura dikampung saya. Seiring bergulirnya waktu berita kerusuhan sampit tidak serta merta hilang dari ingatan orang.

Hal ini terbukti ketika saya kuliah di Jogja, walaupun sudahyg artinya kejadian itu sudah 13 tahun yang lalu, namun setiap kali saya berkenalan dengan orang baru dan saya menyebutkan asal saya ”Sampit”, mereka selalu bilang ” Oh yang kerusuhan itu ya”, ” Oh yang perang itu ya”.

Ini membuktikan bahwa tragedi sampit masih diingat banyak orang bahkan yang diluar kalimantan. Selain itu, hingga saat ini jika saya menelusuri Google dengan kata kunci ”Sampit”, maka informasi yang muncul kebanyak tentang konflik sampit, tragedi sampit, perang sampit, dll.

Kenapa sih tragedi ini susah tergerus oleh waktu? Tidak hanya banyak menelan korban jiwa, namun kesadisan, kengerian kerusuhan ini juga menjadi faktor susahnya untuk dilupakan. Karena saya cinta dayak dan saya respect terhadap madura. Asal kita dapat hidup berdampingan yang saling menghormati, saya yakin kejadian ini tidak akan terulang lagi. Asal Usul Penyebab Terjadinya. Saya bertanya dari berbagai narasumber dan searching di Google, hasilnya berbeda-beda pendapat.

Ada yang mengatakan tragedi ini berawal dari kasus pencurian ayam, kasus perkelahian remaja antar etnis, kasus kesenjangan sosial, dll. Akan tetapi masalah2 sepele itu terjadi berulang-ulang dan tanpa penyelesaian yang maksimal, sehingga menimbulkan suasana yang rentan akan konflik yang lebih besar.

  DRDLA SOUVENIR PDF

Dari beberapa sumber ada beberapa kasus yang telah terjadi berlarut-larut hingga memuncak pada kerusuhan sampit. Tanggal 18 Februari Tanggal 19 Februari Tanggal 20 Februari Kronologis Perang Terbuka antara Dayak dan Madura.

Mereka menggunakan berbagai kendaraan, mulai roda dua sampai roda empat. Mereka tak hanya berpawai. Setiap bertemu warga Dayak, mereka mengejar dan membunuhnya. Sedikitnya, sepuluh rumah dibakar.

Tujuh orang tewas saat warga Madura menguasai Sampit. Bahkan, seorang ibu muda hamil tujuh bulan ikut dibunuh dengan dirobek perutnya. Situasi itu membuat Sampit Minggu malam mencekam.

Pembakaran di perkampungan warga di Jalan Baamang berlangsung sporadis. Pengungsi mulai membanjiri gedung pertemuan di depan rumah jabatan bupati sampit.

Konflik Sampit di Indonesia K-8 ISBD_05 – PlayItHub Largest Videos Hub

Tapi, kemudian dialihkan ke kantor bupati. Yang kondlik bukan hanya warga Madura. Juga Dayak dan Cina. Ini terjadi karena mereka belum tahu betul siapa yang menguasai jalanan di Sampit malam itu: Di pengungsian, Madura dan Dayak malah rukun.

Selama berpawai itu, warga Madura terus berteriak-teriak mencari tokoh Dayak. Mereka juga memasang spanduk: Selamat datang orang Dayak di kota Sampang, Serambi Mekkah. Bambang juga bilang telah menemukan sejumlah bom di rumah-rumah warga Madura.

Sedikitnya, pasukan Dayak sudah menyerahkan bom yang ditemukan di rumah warga Madura. Begitu juga beberapa pucuk pistol. Kabarnya, bom-bom itu dirakit di Jawa, lalu dikirimkan ke Sampit. Tapi, sumber Jawa Pos menyebutkan, bom rakitan dibuat di Sampit. Lalu, didistribusikan ke berbagai warga Madura di kecamatan. Mereka bilang bom itu untuk mempertahankan diri jika sewaktu-waktu diserang warga Dayak. Tapi, karena bom itu pula, warga Madura di Kecamatann Perenggean dibantai di lapangan kecamatan.

Ini setelah warga Dayak menemukan bom di rumah seorang warga Madura. Melihat aksi penguasaan warga pendatang itu, warga Dayak tak tinggal diam.

Mereka lantas membawa bala bantuan pasukan dari Dayak pedalaman. Warga Dayak yang tiba lebih dulu melakukan perlawanan sporadis. Selasa malam 20 Februaripeta kekuatan mulai berbalik. Pasukan Dayak pedalaman yang rata-rata berusia muda tak lebih 25 tahun membekali diri dengan berbagai ilmu kebal. Jumlahnya sekitar sekitar orang. Pasukan itu lalu menyusup ke daerah Baamang dan sekitarnya, pusat permukiman warga Madura.

Meski dalam jumlah kecil, kemampuan bertempur pasukan khusus Dayak sangat teruji. Buktinya, mereka mampu memukul balik warga Madura yang terkosentrasi di berbagai sudut jalan Sampit. Dengan ilmu kebal, mereka melawan ribuan warga Madura.

  LIFETIME MONOGAMY AND THE EVOLUTION OF EUSOCIALITY PDF

Bahkan, mereka sanggup menghadapi bom yang banyak digunakan warga Madura.

Dalam bentrok terbuka, seorang warga Madura melemparkan bom ke arah pasukan Dayak. Tapi, bom dapat ditangkap dan dilemparkan kembali ke arah kerumunan Madura. Puluhan warga Madura tewas seketika.

Selain kebal senjata, pasukan Dayak pedalaman tidak mempan ditembak. Mereka justru memunguti peluru untuk dikantongi. Karena itu, polisi juga keder. Sejak itu, mental Madura pun langsung down. Strategi yang diterapkan warga Dayak dalam serangan balik cukup jitu.

Selain masuk lewat Baamang, sekitar empat perahu penuh pasukan dayak tidak langsung merapat ke bibir sungai. Mereka berhenti di seberang sungai Mentaya. Baru berenang menuju kota pinggir sungai di tepian kota Sampit. Strategi ini untuk menghindari pengawasan orang Madura. Lantas, secara tiba-tiba, mereka muncul dan menyerang permukiman Madura. Madura pun dibuat kocar-kacir. Pasukan Dayak pedalaman terus bergerak ke kantong-kantong tokoh Madura. Banyak pengawal penguasa Pelabuhan Sampit itu yang terbunuh.

Sejumlah becak bekas dibakar berserakan di halaman rumah yang hancur. Tidak terkecuali rumah Mat Nabi yang dikenal sebagai jagonya Sampit. Padahal, rumah tokoh-tokoh Madura yang berada di Sampit, Samuda, maupun Palangkaraya tergolong cukup mewah.

Serangan pasukan inti Dayak kemudian diikuti warga Dayak lain. Mereka mencari rumah dan warga di sepanjang kota Sampit. Ratusan warga Madura dibunuh secara mengenaskan, lalu dipenggal kepalanya.

Hari-hari berikutnya gelombang serangan suku Dayak terus berdatangan. Bahkan, sebelum menyerang, seorang tokoh atau panglima Dayak lebih dulu membekali ilmu kebal kepada pasukannya. Karena itu, saat melakukan serangan, biasanya mereka berada dalam alam bawah sadar. Uniknya, mereka juga dibekali indera penciuman tajam untuk membedakan orang Madura dan non-Madura. Saat ada evakuasi, di tengah jalan seorang warga Madura disusupkan. Dia dikelilingi warga non Madura. Sebelum masuk ke loksi penampungan, mereka kena sweeping Dayak.

Meski orang itu ada di tengah pengungsi, masih juga tercium dan disuruh turun. Tanpa ampun, laki-laki tadi dibantai. Agar serangan ke perkampungan Madura terkendali, para komando warga Dayak menggunakan Hotel Rama sebagai pusat komando penyerangan.

Bahkan, di hotel itulah pasukan diberi ramuan ilmu kekebalan oleh para panglima. Samput digerebek, aparat menemukan beberapa kepala manusia.